Kamis, 14 September 2023

Perhitungan Ongkos Renovasi Rumah

B101 Build" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/SuK59Kb9uF4?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen>


 




Daftar Isi :


1  Merencanakan RAB (Rencana Anggaran Bangunan)
1.1 1. Estimasi ongkos agresif
1.2 2. Estimasi ongkos jelas

2  Elemen perkiraan perhitungan ongkos renovasi rumah
2.1 1. Biaya tenaga kerja
2.2 2. Biaya material/ materi bangunan
2.3 3. Biaya renovasi memperluas tanah dan bangunan
2.4 4. Biaya penunjang yang lain

3  Kesimpulan perhitungan ongkos renovasi rumah

 



biaya renovasi rumah




Merencanakan RAB (Rencana Anggaran Bangunan)





 


RAB penting untuk merencanakan renovasi alasannya adalah berisi penyusunan rencana permulaan terkait pekerjaan serta perkiraan ongkos renovasi rumah yang kira-kira diharapkan dalam menyelesaikan proyek renovasi.
Umumnya tugas mengkalkulasikan RAB dijalankan oleh kontraktor atau pemborong renovasi rumah yang diajak kerjasama. RAB ini digunakan untuk harga penawaran jasa renovasi terhadap klien mereka. Rumus menghitung RAB yang umum dipakai ialah:


Volume pekerjaan x harga satuan pekerjaan


Volume pekerjaan = Dapat dihitung dari luas area total yang akan direnovasi atau per jenis pekerjaan yang dijumlah dalam satuan meter (m), meter persegi (m2), titik (ttk), meter kubik (m3) atau bahkan langsam (ls).

Harga satuan = Harga di sini ialah akumulasi dari biaya tenaga kerja, ongkos material atau bahan, dan banyak sekali ongkos pendukung yang lain yang biasanya dinyatakan dalam satuan harga per meter persegi (Rp per m2)

Jadi cara mengkalkulasikan ongkos renovasi rumah per meter memang tergantung dari sistem yang digunakan oleh jasa renovasi rumah. Anda bisa menanyakan cara perhitungan tersebut kepada tenaga kerja yang Anda sewa.





Baca Juga : Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah




 


Ada 2 cara melakukan perhitungan biaya renovasi rumah untuk mendapatkan RAB (Rencana Anggaran Bangunan), yaitu:







1. Estimasi biaya berangasan




biaya renovasi rumah


Metode pertama adalah melakukan perkiraan dengan memperkirakan ongkos kasar renovasi. Caranya dengan mengkalkulasikan volume luas total area yang mau direnovasi dengan rumus:


Estimasi biaya kasar = luas total area kerja x harga satuan standard


Sebagai pola dikenali:






  • Harga satuan rumah dari jasa kontraktor/ renovasi misalnya sebesar Rp 4 juta.

  • Luas total area yang mau direnovasi ialah 120 meter persegi (m2).





Perhitungan ongkos kasarnya yaitu:


Estimasi ongkos garang = 120 m2 x Rp 4.000.000 = Rp 480.000.000


Memang cara perkiraan di atas tampaksungguh mudah, tetapi tata cara tersebut lebih diusulkan untuk membangun rumah baru ketimbang merenovasi rumah lama/ bekas.


 







2. Estimasi ongkos jelas




biaya renovasi rumah 


Ada satu lagi teknik menghitung RAB yang lebih direkomendasikan untuk menghitung perkiraan biaya renovasi. Sebab sistem ini dilaksanakan lebih jelas dan rincian dengan menghimpun data volume tiap elemen pekerjaan dari renovasi yang akan dijalankan.

Setelah menemukan semua data tersebut, maka tinggal dikalikan harga satuan yang didapat dari unsur biaya/ upah tenaga kerja, harga material/ bahan maupun ongkos-ongkos penunjang lainnya bila ada.

Cara ini dirasa lebih akurat dibandingkan dengan tata cara perhitungan biaya berangasan sebab akibatnya lebih rinci dari tiap item pekerjaan renovasi yang dijalankan. Contohnya seperti menghitung ongkos dari jenis atap rumah hingga semua bahan yang dipakai dalam merenovasi ruangan yang ada.

Keuntungan lain dari metode ini yaitu klien juga mampu menyaksikan apakah ada asumsi ongkos tak terduga serta ongkos kontraktor/ jasa renovasi. Besar ongkosnya sendiri bisa berkisar antara 10% sampai 15%.





Elemen perhitungan estimasi biaya renovasi rumah 


Misalkan Anda ingin melakukan perkiraan untuk ongkos renovasi rumah sederhana. Maka tentu saja Anda perlu tahu elemen ongkos apa saja yang semestinya dimasukkan ke dalam RAB. Berikut beberapa ongkos yang umumnya ada:







1. Biaya tenaga kerja




biaya renovasi rumah 


Ada beberapa sistem pembayaran ongkos tenaga kerja alias tukang yang berlaku, yaitu:






  • Sistem harian





Estimasi ongkos sekitar Rp 125.000 hingga Rp 150.000 per hari. Upah ini tidak termasuk dengan ongkos material.






  • Sistem borongan jasa





Estimasi biaya sekitar Rp 600.000 hingga Rp 800.000 per meter persegi. Memang lebih mahal alasannya perkiraan ongkos didasarkan luas proyek renovasi Anda dan lazimnya ongkos yang mau dibayarkan telah niscaya. Keuntungannya meski ada peristiwa tak terduga yang membuat target tamat renovasi lebih lama atau pekerjaan yang dikerjakan oleh tukang bertambah, Anda tak perlu membayar aksesori ongkos. Hal ini alasannya perhitungannya telah diputuskan berdasar luas bangunan yang ingin direnovasi, bukan per hari pengerjaan seperti cara di atas.






  • Sistem borongan sarat





Terakhir yaitu sistem borongan penuh dan Anda tak peru repot membeli bahan material renovasi. Kenapa? Karena seluruhnya sudah dilaksanakan oleh pemborong. Anda cukup menawarkan spesifikasi material atau bentuk renovasi yang ingin dilakukan. Harga rata-rata metode borongan antara Rp 4 juta sampai Rp 8 juta per meter persegi tergantung spesifikasi yang dikehendaki klien.





Perkiraan biaya sistem tenaga kerja di atas dapat berganti-ubah tergantung dari area serta spesifikasi renovasi yang dikerjakan. Untuk perhitungan biaya renovasi rumah minimalis sederhana terang akan berlainan dengan rumah mewah. Begitu pula jikalau Anda ingin merenovasi rumah 1 lantai, 2 lantai, dst.







2. Biaya material/ materi bangunan




biaya renovasi rumah 


Setelah menjumlah ongkos tenaga kerja, maka langkah berikutnya adalah melakukan perhitungan ongkos material/ materi bangunan yang digunakan untuk renovasi. Untuk sistem borongan sarat , telah termasuk ongkos tenaga kerja plus ongkos material ini. Namun, untuk metode harian dan borongan jasa, Anda atau jasa kontraktor/ renovasi masih perlu memperkirakan biaya material yang diperlukan.

Harga material tergantung dari grade dan jenis material yang dipilih. Misalnya saja, Anda ingin renovasi rumah 2 lantai dengan metode borongan sarat . Maka asumsi ongkos renovasi rumah 2 lantai kira-kira sekitar Rp 4.000.000 hingga Rp 8.000.000 per meter persegi tergantung spesifikasi yang Anda kehendaki. Semua ongkos pastinya mesti sesuai dengan SNI.







3. Biaya renovasi memperluas tanah dan bangunan




 


Kalau Anda berencana melakukan renovasi dengan cara memperluas tanah atau bangunan, maka mungkin Anda perlu mengkalkulasikan ongkos tambahannya. Misalnya Anda ingin memperluas rumah atau gedung Anda lebih lebar sebesar 10 meter persegi. Sementara itu harga tanah yang ada di area atau lokasi Anda dijual dengan nilai Rp 4.000.000 per meter persegi. Maka Anda butuh ongkos pemanis sebesar 10 x Rp 4.000.000 = Rp 40.000.000







4. Biaya pendukung yang lain




 


Dalam perencaan RAB, lazimnya ada beberapa ongkos pendukung suplemen yang lain yang ditambahkan. Hal ini sering terjadi akhir hal-hal yang di luar dugaan misalnya materi material yang digunakan jumlahnya bertambah atau di tengah pekerjaan, Anda ingin merenovasi versi gres atau memperbesar renovasi. Itulah sebabnya, ketika menjumlah ongkos renovasi seharusnya siapkan tambahan dana sebesar paling tidak 10% dari keseluruhan ongkos renovasi yang sudah dihitung.





Kesimpulan estimasi ongkos renovasi rumah 


Setelah Anda mengetahui unsur-bagian ongkos di atas, baik jasa dan materialnya maka sekarang Anda mampu menjumlah total ongkos yang diperlukan. Contohnya Anda ingin renovasi rumah tipe 36 dengan sistem borongan sarat dan kualitas material grade standard Rp 4.000.000 per meter persegi. Perluasan rumah anggap saja seluas 61 meter persegi.

Maka perhitungannya adalah ongkos renovasi sebesar Rp 177.500.000 sudah tergolong biaya material sebesar 61 x Rp 4.000.000 = Rp 244.000.000 dan harga ekspansi tanah. Kemudian masih ada pelengkap biaya pendukung sebesar 10% dari biaya renovasi menjadi Rp 24.000.000. Makara, keseluruhan total estimasi ongkos yang diperlukan untuk renovasi adalah Rp 268.000.000.

Tentunya perkiraan ini cuma sebagai pola perhitungan ongkos renovasi rumah secara singkat saja. Untuk menciptakan RAB harus dilaksanakan dengan lebih rinci per biaya yang dibutuhkan dengan laporan biaya dari jasa kontraktor/ renovasi rumah yang Anda gunakan.


 


Jika anda sedang mencari referensi lainnya, bisa klik link dibawah ini :






    • 5 Tips Renovasi Rumah Type 36 Agar Terlihat Luas




    • Mau Renovasi Rumah 2 Lantai? Cek Biayanya Dulu!




    • Menghitung Biaya Renovasi Rumah Sederhana






Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Recent Posts